Quo Vadis Bangsa Indonesia di Tangan Pemimpin

Posted by RobyPKS.id 0 komentar


Mau kemana bangsa Indonesia ke depan?. Barangkali pertanyaan ini terlintas dalam pikiran kita. Pertanyaan ini setidaknya muncul karena kekhawatiran akan seperti apa negeri kita tercinta ini di masa yang akan datang. Lalu apa yang harus kita lakukan?

Apabila diibaratkan seorang manusia, terdapat satu organ penting yang menentukan seluruh gerak langkah. Organ itu tidak lain adalah kepala. Begitu pula dengan suatu negara, maka pemimpin adalah kepalanya, karena ialah yang bertanggung jawab terhadap gerak langkah negara. Kemana dan bagaimana negara sangat ditentukan oleh pemimpinnya. Hal ini karena pemimpin memiliki instrumen berupa kebijakan yang mampu mengatur dan mengikat dengan cakupan seluas apa yang dipimpinnya. Pemimpin memiliki kedudukan yang penting dan harus ada, bahkan ketika ada 2 orang yang sedang melakukan perjalanan bersama maka salah satunya harus menjadi pemimpin.

Pentingnya keberadaan pemimpin memiliki sebuah konsekuensi untuk memilihnya dan mengadakannya. Mengapa pemimpin harus ada? Jawaban sederhananya adalah bukankah tubuh manusia tak bisa hidup tanpa kepala?. Namun perlulah diperhatikan dalam memilih seorang pemimpin yang baik. Karena pemimpin yang baik akan dipenuhi dengan hati, pemikiran dan tindakan yang baik sehingga akan baik pula apa yang ia pimpin. Demikian pula pemimpin yang buruk, maka ia dipenuhi oleh hati, pemikiran dan tindakan yang buruk sehingga akan menjadi buruk pula apa yang ia pimpin.

Pemimpin yang baik adalah harapan kita semua. Idealnya seorang pemimpin adalah yang terbaik diantara yang baik. Namun, apabila yang kita jumpai tidaklah seideal yang  kita inginkan, paling tidak kita harus memilih yang baik diantara yang buruk, atau apabila kita anggap tidak ada yang baik maka yang kita lakukan adalah memilih yang memiliki paling sedikit keburukan diantara pilihan yang buruk. Umar bin Khattab mendifinisikan orang yang cerdas bukanlah orang yang mampu membedakan antara yang baik dan yang buruk, melainkan orang yang bisa mengetahui mana yang terbaik diantara dua kebaikan dan mana yang buruk diantara dua keburukan.

Tidak lama lagi kita, bangsa Indonesia, akan menghadapi momentum pemilihan pemimpin. Saat dimana kita menyerahkan amanah kepemimpinan selama lima tahun kedepan. Saat dimana kepada pemimpin yang kita pilihlah kita menyerahkan kepercayaan untuk membawa kemana kita dan bagaimana keadaan kita lima tahun yang akan datang. Harapan kita tentu pemimpin terbaik yang menjadi pemimpin kita dan bukanlah pemimpin yang buruk.

Hak memilih pemimpin diberikan secara terbuka kepada kita yang telah memenuhi kriteria. Maka apabila kita menyadari, hakikatnya saat itu kita pasti sedang memilih. Ya....pada saat itu kita pasti sedang memilih. Yaitu memilih pemimpin yang baik, memilih pemimpin yang buruk atau memilih untuk tidak memilih. Memilih pemimpin yang baik atau memilih pemimpin yang buruk merupakan pilihan yang jelas yang saling berlawanan. Siapakah yang menang dia yang akan memimpin.

Adapun memilih untuk tidak memilih sejatinya adalah memilih karena diapun telah ikut menentukan siapa yang menang diantara pemimpin yang baik atau pemimpin yang buruk, hanya saja dia bukanlah pemilih yang berdaya. Mengapa demikian?, jawabannya adalah karena ia memilih membiarkan pemimpin baik menang karena perannya yang hilang kepada pemimpin yang buruk. Namun yang celaka adalah dia memilih membiarkan pemimpin buruk menang karena perannya yang hilang kepada pemimpin yang baik. Jika demikian adanya, sesungguhnya memperjelas peran adalah pilihan terbaik bagi kita karena ia lebih berdaya untuk melihat bagaimanakah negeri Indonesia kita di masa yang akan datang.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Quo Vadis Bangsa Indonesia di Tangan Pemimpin
Ditulis oleh AnakTani
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://pojokprapatan.blogspot.com/2014/03/quo-vadis-bangsa-indonesia-di-tangan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

Instagram

Fanspage