Saksi Kehidupan
0
komentar
Seperti pemilu-pemilu sebelumnya, PKS selalu membentuk tim saksi serta tim tabulasi. Tim saksi dan tim tabulasi ini bertugas mengawal, menjaga dan mengawasi hasil penghitungan suara yang terkumpul mulai dari tiap TPS. Sebelum bertugas, terlebih dahulu tim saksi dan tim tabulasi ini dibekali ketrampilan yang didapatkan melalui training atau pelatihan yang diadakan oleh Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) PKS. Pelatihan ini diselenggarakan di tiap jenjang wilayah dimana PKS berada, dari tingkat pusat sampai tingkat terendah.
Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai tata cara penghitungan, pengisian form C-1 serta merekap hasilnya ke dalam bentuk kolom tabulasi suara dengan menggunakan sistem komputerisasi. Yang tentu saja semua aktivitas ini bukanlah merupakan sebuah pekerjaan yang ringan dan mudah. Dibutuhkan kesabaran, ketelitian, keseriusan, konsentrasi penuh serta kesiapan lahir dan batin guna memperoleh sebuah hasil yang akurat dan maksimal. Diharapkan mereka yang masuk ke dalam tim ini adalah orang-orang yang memang sudah teruji kredibilitas serta loyalitasnya terhadap PKS. Jadi, tidak sembarangan orang bisa menjadi bagian dari “tim tangguh” ini.
Silahkan dicek atau ditanyakan kepada KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) setempat, tim saksi dari partai mana yang memiliki kesiapan kerja yang baik pada setiap pemilunya? Insya Allah, jawabannya pasti dari PKS. Dan ini memang sudah diakui oleh banyak pihak. Bahkan tak jarang partai lain juga ikut mengandalkan kerja dari para saksi PKS dengan menitipkan hasil penghitungan suara mereka kepada tim ini. Mengapa hal itu bisa terjadi? Berdasarkan beberapa informasi yang saya dengar, hal ini mereka lakukan karena mereka sangat percaya kepada para kader PKS yang memang sudah terkenal dengan kecerdasan, kejujuran serta keikhlasannya. Suatu penilaian yang objektif terhadap kinerja dan kualitas dari kader-kader PKS. Alhamdulillah.
Salah satu team saksi yang cukup solid adalah tim saksi PKS di Kelurahan Pojok Kota Kediri. Ada 21 orang yang orang terdiri dari 10 wanita dan 11 pria. Kelurahan Pojok sendiri berada di sisi kaki bukit Klotok Kota Kediri. Hingga untuk mencapai ke beberapa TPS tersebut harus melewati perbukitan.
Proses pemilu dengan sistem berjenjang dan manual tentunya sangat menguras mental dan energi para saksi. Dimulai jam 07.00 para saksi sudah harus di lokasi TPS untuk memulai prosesi upacara pembukaan.
Bagi yang tidak terbiasa jam 07.00 ontime tentunya juga harus menyiapkan waktu khusus supaya tidak terlambat sampai di lokasi.
Jam 07.00 sampai 13.00 saat pencoblosan alhamdulillah berjalan normal, walau ada TPS yang overtime karena antri yang panjang mendekati penutupan. tapi itu masih di toleransi.
Pekerjaan saksi mulai terasa menjadi berat ketika proses penghitungan yang dimulai dari DPR RI, DPRD Propinsi DPD dan DPRD Kota. Ujian datang saat jam 15.00 hujan lebat mulai mengguyur Kota kediri termasuk kelurahan Pojok tentunya.
Ada beberapa TPS terpaksa menghentikan proses penghitungan di karenakan lokasi TPS bocor dan tidak layak untuk prosesi penghitungan, seperti di TPS 15, 10, dan 07 terpaksa dihentikan sambil menunggu hujan reda.
Subhanallah.. hal tersebut tentunya menuntut kesabaran dan keikhlasan para saksi.
Harapan jam 18.00 selesai ternyata meleset jauuh...
Paling cepat adalah TPS 07 itupun ketika jam sudah menunjukkan jam 12.00 Kemudian satu persatu sampai shubuh prosesi yang melelahkan ini selesai kecuali untuk TPS 10 dan TPS 11 harus di ulang karena ada kesalahan cara hitung. Informasi terakhir jam 7 pagi tgl 10 April 2014 mereka baru kelar.
Sungguh dari pengorbanan para saksi yang sampai sedemikian beratnya smoga menjadi bukti begitu kuatnya keinginan proses demokrasi berjalan sebagaimana mestinya hingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berjaya, bermartabat & bermanfaat bagi warganya.
Jazakumullahu khairan katsiran.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Saksi Kehidupan
Ditulis oleh Imam Nashiruddin
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://pojokprapatan.blogspot.com/2014/04/saksi-kehidupan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Imam Nashiruddin
Rating Blog 5 dari 5
